DatascripMall.ID – Serial drama Taiwan, Meteor Garden sangat digemari masyarakat Indonesia pada tahun 2000-an awal. Kabar tidak mengenakan datang dari pemeran tokoh Shan Cai, Barbie Hsu. Aktris legendaris tersebut dikabarkan meninggal akibat terkena pneumonia. Pastinya, kamu jadi berpikir bagaimana cara mencegah radang paru-paru tersebut.
Dilansir dari laman Mayo Clinic, pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan terjadinya peradangan di salah satu atau kedua kantung paru-paru. Kondisi ini membuat kantong udara tersebut akan terisi dengan cairan atau nanah (material bernanah). Karena bisa menurunkan kesehatan, kamu harus tahu cara mencegah radang paru-paru tersebut.
Bila dibiarkan, pneumonia dapat menyebabkan batuk berdahak atau bernanah, demam, menggigil, serta kesulitan bernapas. Masalah kesehatan tersebut bisa diakibatkan berbagai macam organisme, seperti bakteri, virus, dan juga jamur. Ikuti cara mencegah radang paru-paru yang tepat agar bisa terhindar dari gangguan pernapasan tersebut.
Baca Juga: 5 Cara Cegah Penularan HMPV, WHO dan IDI Imbau Pakai Masker
Barbie Hsu Meninggal Akibat Pneumonia

Pada Senin, 3 Februari 2025 lalu, Taiwan’s official Central News Agency mengabarkan Barbie Hsu meninggal dunia di usia 48 tahun. Wafatnya aktris legendaris Taiwan tersebut setelah ia terkena influenza pada saat liburan di Jepang bersama keluarganya.
Kematian pemeran utama wanita di serial Meteor Garden tersebut dijelaskan langsung oleh sang adik, Dee Hsu. Aktris yang juga dikenalkan dengan sebutan Da S ini dikabarkan tengah melakukan perjalanan liburan di Jepang saat Tahun Baru Imlek lalu bersama keluarganya.
Saat berada di sana, ia tertular flu. Sayangnya, seiring berjalannya waktu. Kasus influenza yang dialaminya mengalami perburukan dan menimbulkan komplikasi. Menurut diagnosis dokter, Barbie Hsu sudah terkena radang paru-paru atau pneumonia.
Dilansir dari Strait Times News, istri dari musisi asal Korea Selatan, DJ Koo ini memang sudah mengalami sejumlah masalah kesehatan selama beberapa tahun. Dalam catatan medisnya, disebutkan Barbie Hsu pernah mengalami serangan epilepsi dan juga terkena penyakit jantung.
Dilansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa golongan orang yang rentan terkena radang paru-paru. Beberapa di antaranya adalah pasien komorbid (orang yang membawa penyakit bawaan), orang yang kesehatannya menurun, usia anak dan lansia, serta orang yang gaya hidupnya tidak sehat.
Kemungkinan Barbie Hsu memang tengah mengalami penurunan daya tahan tubuh ketika liburan di Jepang. Ditambah lagi, dengan riwayat kesehatan yang cukup berisiko terkena pneumonia. Lalu, infeksi flu yang dialaminya juga memperparah kondisi kesehatan tubuh.
Baca Juga: 5 Fakta HMPV, Virus yang Sudah Mulai Masuk di Indonesia!
Bagaimana Cara Penyebaran Radang Paru-Paru

Perlu kamu ketahui, ternyata tidak semua jenis radang paru-paru itu menular. Namun, penyebab masalah pernapasan tersebut sebenarnya adalah kuman yang tidak sengaja terhirup. Kuman ini bisa berbentuk bakteri atau virus, seperti influenza, COVID-19, dan penyebab penyakit pernapasan lainnya.
Dalam kasus Barbie Hsu, ia tertular virus influenza ketika berlibur di Jepang. Sayangnya, ia tidak mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan sehingga menyebabkan flu berkembang menjadi pneumonia.
Dilansir dari WHO (World Health Organization), virus influenza biasanya bisa tersebar dengan cepat di lingkungan yang ramai. Misalnya, sekolah, kantor, dan juga pusat keramaian lainnya. Umumnya, jumlah orang yang terinfeksi virus flu tersebut akan meningkat pada musim dingin. Berikut ini cara penularan radang-paru-paru.
Baca Juga: 13 Rekomendasi Masker Medis dengan Perlindungan Optimal
1. Penularan Secara Langsung

Umumnya, penularan pneumonia ini berasal dari droplet yang keluar dari mulut ke udara. Terutama ketika pengidapnya batuk dan bersin. Bila itu terhirup atau mengenai kamu, ada kemungkinan bisa tertular. Apalagi kalau sistem imunitas tubuh kamu sedang lemah.
Bila mengalami radang paru-paru akibat bakteri, kamu masih dapat menularkan hingga dua hari setelah mengonsumsi obat antibiotik serta tidak demam lagi. Sedangkan kalau diakibatkan oleh virus, kamu bisa menularkan ke orang lain hingga kondisi membaik dan terbebas dari demam. Biasanya, perlu waktu lima sampai tujuh hari.
Lalu, bagaimana dengan pneumonia yang diakibatkan jamur? Penularannya tidak melalui satu orang ke orang lain. Namun, kamu bisa menghirup jamur yang ada di udara.
2. Penularan Secara Tidak Langsung
Penularan pneumonia terkadang ada yang terjadi secara tidak langsung. Misalnya, ada pasien radang paru-paru yang bersin atau batuk tanpa menutup mulut. Hal ini membuat droplet mengenai sejumlah obyek yang ada di sekitar pasien tersebut. Tak sengaja kamu menyentuh obyek yang sudah terkontaminasi percikan air liur itu.
Sayangnya, kamu tidak membersihkan tangan saat menyentuh hidung atau mulutmu. Kebiasaan inilah yang membuat kuman penyebab radang paru-paru masuk ke saluran pernapasan. Cara penularan lainnya adalah ketika kamu berbagi makanan atau minuman di peralatan makan yang sama dengan pasien pneumonia.
Baca Juga: Kenapa Makanan Panas Tidak Boleh Ditiup? Ini Alasannya!
Cara Mencegah Radang Paru-Paru yang Tepat
Menurut pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk itu, pertama-tama kamu harus lebih aware dulu akan adanya penyebaran radang paru-paru di sekitar kita. Sebenarnya, masalah tersebut masih bisa kita cegah sejak dini. Namun pastinya, kamu harus melakukan beberapa hal berikut ini.
1. Lakukan Vaksinasi

Hal yang pertama bisa dilakukan adalah rutin melakukan medical check-up. Paling tidak dua kali dalam setahun. Ini untuk mengecek kondisi kamu. Siapa tahu ada masalah kesehatan yang tersembunyi selama ini. Jangan lupa untuk melakukan vaksinasi yang terkait penyakit radang paru-paru dan juga influenza.
Kamu bisa melakukan vaksinasi yang terkait bakteri dan virus penyebab pneumonia. Bahkan, beberapa vaksin bisa diberikan sejak bayi dan balita. Setidaknya, ketika kamu terkena radang paru-paru, tidak cepat terjadi perburukan.
2. Menggunakan Masker

Ada baiknya kamu yang kurang sehat dan ingin pergi ke keramaian mengenakan masker medis. Hal ini supaya kamu tidak mudah terpapar droplet dari para pasien pneumonia. Ini juga membuat kamu terhindar dari jamur penyebab radang paru-paru yang berkeliaran di udara.
Baca Juga: Penting! Ini 5 Perbedaan Masker Medis dan Masker Non Medis
3. Rajin Mencuci Tangan

Seperti yang dijelaskan di atas, pneumonia juga bisa menular secara tidak langsung. Itu sebabnya, kamu harus selalu menjaga kebersihan tangan. Jangan lupa untuk mencuci tangan setiap mau dan sudah beraktivitas. Bila kamu tidak di dekat sumber air, ada baiknya gunakan hand sanitizer. Ini dapat membantu tanganmu selalu bersih.
4. Jangan Sharing Perlengkapan Makan dan Minum

Terpapar droplet ternyata bisa menyebabkan kamu terinfeksi radang paru-paru. Untuk itu, buang jauh pikiran untuk berbagi makanan dan minuman dengan orang lain. Apalagi kamu berbagi dengan peralatan makan dan minum yang sama. Tentunya, kebiasaan ini bisa membuatmu terkena air liur orang yang sudah terinfeksi pneumonia.
5. Pastikan Lingkungan Sekitar Bersih

Kuman bisa ada di mana-mana. Apalagi, kalau lingkungan kamu tinggal tidak terjaga kebersihannya. Bila kuman terhirup, terutama penyebab masalah pernapasan, bisa saja berkembang menjadi radang paru-paru. Untuk itu, pastikan setiap hari membersihkan rumah, menggunakan penyaring udara, dan gunakan disinfektan.
Baca Juga: 19 Rekomendasi Air Purifier Terbaik & Terjangkau 2025
6. Rutin Olahraga dan Terapkan Gaya Hidup Sehat

Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Kamu disarankan juga untuk rutin melakukan olahraga dan istirahat yang cukup. Untuk memantau kegiatan sehatmu, kamu bisa menggunakan smartwatch. Bila tidak on track, kamu bisa memulainya lagi dari awal.
7. Segera Cek Saluran Pernapasan

Kalau kamu mengalami batuk yang susah berhenti hingga kesulitan bernapas, ada baiknya untuk segera konsultasi ke dokter. Diharapkan juga kamu dapat melakukan skrining paru-paru. Ini supaya bisa langsung diketahui masalah pernapasan yang dialaminya dan segera ditangani.
Baca Juga: 8 Cara Penggunaan Masker Sekali Pakai yang Tepat dan Aman!
Sekarang, kamu sudah cara mencegah radang paru-paru yang tepat. Tentunya, ini bisa menjadi faktor kamu harus selalu waspada soal kebersihan dan risiko penyebaran penyakit. Jangan lupa pilih perlengkapan kesehatan yang tepat: Beli produk kesehatan di sini!
Selain produk kesehatan kamu juga bisa mengecek perlengkapan elektronik lainnya. Misalnya, ponsel, tablet, hingga laptop di DatascripMall.ID.