DatascripMall.ID – Apa yang kamu lakukan bila di depan mata ada hidangan yang baru matang? Pastinya, otomatis kamu akan membiarkan dingin terlebih dengan meniupnya. Aduh, sebaiknya tinggalkan kebiasaan itu mulai hari ini. Ternyata, ada alasan kenapa makanan panas tidak boleh ditiup?
Pernahkah, kamu mendengar alasan kenapa makanan panas tidak boleh ditiup salah satunya karena larangan di agama Islam. Larangan tersebut sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Alasannya karena takut mengotori sajian yang sudah dihidangkan. Hal ini ternyata juga sejalan dengan ilmu kesehatan modern.
Itu sebabnya, kamu harus menemukan cara lain untuk mendinginkan makanan dan minuman yang kondisinya panas. Sebelum kita mengetahui caranya, ini beberapa alasan kenapa makanan panas tidak boleh ditiup? Hal ini supaya kamu bisa mengubah kebiasaan tersebut dan mencari cara yang lebih sehat.
Baca Juga: 7 Jenis Pendingin Ruangan Selain AC yang Paling Populer
Menyantap Hidangan Panas Menyebabkan Masalah Panas

Sebelum mengetahui alasan makanan panas tidak boleh ditiup, kamu juga harus sadar kalau mengonsumsi hidangan panas dapat menimbulkan masalah kesehatan. Bahkan menurut sudi yang diterbitkan Journal of International Cancer pada 2019, minuman panas seperti teh punya hubungan dengan kanker esofagus. Hal ini khususnya berhubungan dengan temperatur sajian.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, paparan suhu panas yang menyengat dari makanan dan minuman selama bertahun-tahun merupakan faktor risiko potensial kanker esofagus. Sajian panas yang padat maupun cair berpotensi tinggi menimbulkan iritasi di saluran tenggorokan dan esofagus.
Saat kamu mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas dapat menimbulkan thermal injury. Cedera termal adalah luka bakar yang diakibatkan oleh obyek panas ataupun api. Apalagi cedera tersebut berulang, dapat berisiko terjadinya peradangan kronis dan pembentukan sel-sel kanker.
Itu sebabnya, sebelum kamu menyantap makanan atau minuman, pastikan sudah dalam kondisi hangat. Paling tidak, sudah lebih dingin. Suhunya tidak seperti ketika baru matang. Namun perlu kamu ketahui, tidak direkomendasikan untuk meniup hidangan panas agar cepat dingin. Mengapa begitu?
Baca Juga: Review Gree Air Cooler Tower GTA-ACOOL4, Bisa Jadi Penyaring
Alasan Medis Makanan Panas Tidak Boleh Ditiup

Lalu, mengapa makanan dan minuman panas tidak boleh ditiup? Dilansir dari laman University of Minnesota Extension, Amerika Serikat, kebiasaan meniup makanan atau minuman bisa menjadi penyebab utama penyebaran penyakit.
Pada tahun 1998 hingga 2008, tercatat kasus wabah penyakit yang diakibatkan cara mendinginkan makanan dan minuman yang kurang tepat oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Setidaknya, 504 wabah penyakit yang tersebar di restoran dan toko makanan.
Itu sebabnya, kamu harus waspada dan menghilangkan kebiasaan meniup makanan dan minuman yang masih panas. Hal ini karena berpotensi terjadi masalah medis berikut ini.
1. Dapat Memindahkan Mikroorganisme Penyebab Penyakit
Tahukah kamu, ada kemungkinan dirimu sendiri terdapat mikroorganisme penyebab penyakit? Tentunya, dengan meniup makanan dan minuman yang panas, ada kemungkinan aktivitas itu memindahkan mikroorganisme tersebut ke dalam sajian.
Ketika hidangan tersebut dikonsumsi orang lain, pastinya kuman, bakteri, virus yang ada dalam dirimu bisa berpindah ke orang itu. Kamu jadi berkontribusi menyebarkan suatu wabah penyakit di lingkungan sekitarmu.
Baca Juga: 8 Kelebihan dan Kekurangan Air Cooler Dibanding AC
2. Buat Asam dalam Tubuh Tidak Seimbang

Ternyata, tingkat asam dalam tubuh bisa tidak seimbang karena kebiasaan meniup hidangan panas. Ketika meniup makanan dan minuman panas, tanpa disadari kamu mengeluarkan karbon dioksida (CO2) serta karbon monoksida (CO).
CO2 tersebut bisa bereaksi terhadap partikel air (H20). Ini termasuk dengan uap air yang dihasilkan makanan dan minuman panas. Pertemuan tersebut menghasilkan asam karbonat (H2CO3).
Ketika kamu mengonsumsinya, berarti tubuhmu juga memasukan banyak asam karbonat serta karbon monoksida. Kemasukan senyawa inilah yang bisa membuat asam atau alkali tubuh tidak seimbang. Kalau asam sudah tidak seimbang, sistem imun tubuh pun juga tidak seimbang.
3. Bisa Timbulkan Gangguan Pernapasan
Selain kamu bisa menularkan penyakit, ternyata meniup makanan dan minuman panas juga bisa membuatmu terkena masalah kesehatan. Ketahuilah kalau uap panas dari sajian tersebut bisa menyebabkan gangguan pernapasan bila tak sengaja terhirup secara langsung.
Kamu bisa terkena kesulitan menelan, batuk-batuk, asma, mengi, dan juga sesak napas. Itu sebabnya, ada baiknya kamu mendinginkan hidangan terlebih dulu. Lakukan pendinginan yang tepat dan tidak menambah risiko masalah medis.
Baca Juga: 7 Perbedaan Air Cooler dan Air Purifier untuk di Rumah
Cara Mendinginkan Makanan yang Tepat

Bagaimana cara mendinginkan makanan dan minuman yang tepat bila tidak boleh meniupnya? Menurut Food Standards Agency (FAA), Inggris, berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan sendiri. Bisa dicoba, ya!
1. Bagi-Bagi Porsi
Kalau ternyata makanan dan minuman yang disajikan banyak, kamu bisa membagi-baginya menjadi porsi yang lebih kecil. Umumnya, cara ini dapat mendinginkan hidangan lebih cepat dari sekadar meniupnya.
2. Potong Daging dengan Ukuran Lebih Kecil
Makanan yang akan disantap kamu adalah daging atau kue yang padat. Mau menunggu hingga dingin, pastinya akan lama sekali. Kamu bisa memotong-motong daging dan kue tersebut menjadi bagian yang lebih kecil. Ini dapat mendinginkan sajian tersebut lebih cepat.
3. Pindahkan Wadah
Pertama-tama, kamu bisa menutup wadah makanan dan minuman panas. Lalu, kamu bisa memindahkannya ke tempat yang lebih dingin. Misalnya, dimasukkan ke ruangan yang suhunya lebih dingin serta merendamnya dengan air dingin atau es. Pastinya, hidangan tersebut jadi mudah adem.
Baca Juga: 8 Perbedaan Air Cooler dan AC, Mana yang Lebih Cocok?
4. Aduk Hidangan

Kalau kamu memasak hidangan berkuah, cara mendinginkan ini lebih mudah dilakukan. Kamu bisa mengaduknya lebih sering hingga suhu menurun. Ini juga dapat kamu terapkan di dalam minuman panas, seperti teh, kopi, ataupun susu. Kamu bisa mengaduknya hingga temperatur yang tepat.
5. Ratakan Makanan
Hal ini biasanya bisa dilakukan bila makanan padat, seperti nasi, mie goreng, atau kangkung tumis. Bila kamu ingin segera menyantapnya, pastikan dulu sajian sudah dingin. Coba ratakan hidangan tersebut di wadah yang lebih lebar. Hal ini bisa mempercepat uap panas keluar sehingga makanan menjadi dingin.
6. Pakai Kipas Angin Portable
Kamu juga bisa mendinginkan makanan dan minuman panas dengan menggunakan kipas angin. Ada baiknya kamu dapat memilih yang portable kecil. Selain itu, pastikan kipas tersebut bersih. Kalau ada kotoran, kamu dapat membersihkannya lebih dulu. Ini supaya kotoran tersebut tidak masuk ke dalam sajian yang sedang didinginkan.
Baca Juga: 19 Rekomendasi Air Purifier Terbaik & Terjangkau 2025
Sekarang, kamu sudah tahu kenapa makanan panas tidak boleh ditiup? Tentunya, ini bisa menjadi faktor kamu harus selalu waspada soal kebersihan dan risiko penyebaran penyakit. Jangan lupa pilih kipas portable yang tepat: Beli produk kipas portable di sini!
Selain produk kipas portable, kamu juga bisa mengecek perlengkapan elektronik lainnya. Misalnya, ponsel, tablet, hingga laptop di DatascripMall.ID.